Senin, 28 Februari 2011

Launching Port & Barrel, New Brand New Opportunity


Dari kanan: Ibu Sutikno Angdy, Bpk Suhartono, Bpk Lokman, Bpk Ali dan perwakilan dari Bank Mandiri meresmikan pembukaan Port & Barrel di Mall Lenmarc

Awal tahun 2011, tepatnya pada tanggal 28 Januari 2011, AJBS mengadakan opening caremony yang sekaligus menandai pembukaan store Port & Barrel. Pembukaan diresmikan oleh Ny Sutikno Angdy, Bpk Suhartono, Bpk Lokman, Bpk Ali dan perwakilan dari Bank Mandiri.

Store yang didesain bernuansa country yang menawarkan produk eksklusif untuk hardware dan DIY (do it your self) ini merupakan langkah awal AJBS untuk goi international.

Minggu, 27 Februari 2011

Profil Review - The Best Store for Store Achievement and Omzet Growth

Di edisi kali ini, Sinergi mengangkat tentang profil pemenang the best store for store achievement, AJBS HIC Ratna dan The best store for omzet growth, AJBS Swalayan Krian.

The Best Store for Store achievement

Novi Endah S
The best store for store achievement diberikan kepada store yang secara konsisten menunjukan performanya dalam pencapaian target omzet penjualan.

Selama proses penilaian AJBS Golden Program yang dimulai bulan Juni sampai Desember 2010, AJBS HIC Ratna selalu memenuhi target omzet.

Keberhasilan AJBS HIC Ratna meraih the best store achievement tidak terlepas dari peran Ibu Novi Endah Sulistiyaningsih selaku Store Manager. Wanita kelahiran Bandung yang telah berkarier di AJBS sejak Desember 1998 hingga saat ini menuturkan, bahwa untuk meraih sesuatu membutuhkan konsistensi dalam melaksanakan apa yang telah direncanakan.

Event Januari 2011

Kalaedoskop Tahun 2010
Opera Wastacer  AJBS HIC Ratna, The Best Entertaint Show
Komplek AJBS Ratna – 31 Desember 2010

Membangkitkan Kembali Gairah Bekerja

Kontributor : Hendi Teguh 
Pernahkan anda merasakan kehilangan gairah bekerja? seperti kurang semangat, loyo dan malas untuk melakukan apapun dalam bekerja. Jika dibiarkan bisa berbahaya, sebab pencapaian anda akan turun, prestasi jelek dan yang jelas jauh dari sukses. Padahal penyebabnya bisa saja sepele, hanya saja sering kali tidak kita sadari.

Lalu bagaimana cara mengatasinya ?

Pengalaman

Jim Horning berucap. "Pertimbangan yang BAIK datang dari pengalaman. Pengalaman datang dari pertimbangan yang buruk!".

Jangan pernah berkecil hati dengan pengalaman yg kita anggap buruk.
Kita menjadi LEBIH BAIK sekarang karena berbagai pengalaman yang kita anggap buruk sebelumnya.
Kita menjadi lebih dewasa dan matang karena berbagai pertimbangan buruk.


Membuat keputusan yang kita anggap buruk?

Bekerja dengan Cinta

Dari film 'Ramen Girl', kata bijak seorang Master Ramen ke murid: "Ramen ini akan masuk ke dan jadi bagian tubuh orang yg memakannya.

Jadi kita harus libatkan jiwa dan emosi ke dalamnya. Berikan dirimu ke dalam ramen!".

Benar2 cara yg penuh PASSION dalam memasak! Saya jadi teringat bagaimana masakan istri atau ibu (rumah) selalu terasa lebih enak..
Mungkin benar bahwa makanan yg dimasak dengan CINTA terasa lebih enak!


Seberapa Tinggi Saya Bisa?

"Bukan seberapa tinggi Anda yang penting, tapi seberapa ketinggian yang bisa Anda capai!" kata Firdaus Kanga.

Excellent words!

Bukan seberapa mampu kita, tapi seberapa kita MEMAMPUKAN diri untuk mencapai yang kita impikan.


Seberapa kita mau RENTANGKAN semua pikiran dan tindakan menuju yang penting bagi kita. Kita selalu berpikir bahwa manusia itu terbatas, tapi tidak pernah tahu batasannya secara pasti. Karena itu teruslah naik, jadi lebih baik, lebih tinggi! Mari jemput impian!

Menghargai Kemajuan

Plato berucap, "Jangan pernah menghentikan semangat seseorang yg secara kontinu membuat KEMAJUAN, seberapa kecilpun KEMAJUAN itu!".

MOTIVASI terbesar bagi seseorang untuk berubah dan berkembang secara penuh bisa datang dari apresiasi terhadap KEMAJUAN2 kecil yang ditunjukkannya.

Kadang tidak semua hasil atau perubahan yang kita inginkan berhasil diwujudkan orang tersebut, kadang malah tidak cukup signifikan bagi kita.


“Berinovasi atau mati”


Tantangan dalam berbisnis, cuma ada dua. yaitu, berinovasi atau mati. Jika perusahaan terlalu lama terlena dengan kondisi aman dan memilih untuk tidak berinovasi, maka nasibnya akan menjadi seperti NOKIA.

Perusahaan asal Finlandia ini merupakan satu dari sekian perusahaan yang harus menelan pil pahit karena malas "berinovasi". Sampai September 2010 margin labanya terus merosot dari 17% menjadi 7%. Sahamnya pun rontok karena investor kian tak percaya.

Jumat, 25 Februari 2011

Lead to Bless Leader

Kontributor : Edy Sujarwo

Seringkali kita bertanya mengapa setiap terjadi perubahan posisi pada level tertentu, terjadi pula perubahan peran baik sikap dan perilaku pemimpin ?, sepertinya kursi nomor satu seringkali menjadi kursi perubahan. Dari bertanya menjadi menjawab, dari menunjuk menjadi ditunjuk kesalahan, dan seluruh kata yang akan keluar -pun diatur sedemikian rupa, tidak lagi bisa asal berbicara.

Itu setidaknya salah satu fakta tentang kepemimpinan yang membuat kepemimpinan, menjadi sebuah studi yang tak pernah kehilangan daya tarik sampai sekarang ini. Kepemimpinan menyangkut kita semua; setiap orang dalam skala tertentu pastilah pernah memimpin meskipun hanya untuk dirinya sendiri.

Berdasarkan pengalamannya di berbagai organisasi selama lebih dari 20 tahun, maka Paulus Bambang WS memaparkan pendekatan kepemimpinan yang berbeda. “Be a blessing leader, and you can make the difference,” Jadilah pemimpin yang menjadi berkat (blessing); mungkin itulah pesan yang sengaja penulis ingin disampaikan ke banyak orang.


Perubahan besar selalu dimulai dengan perubahan kecil

Kontributor : Prasetyo Wijaya 

Semangat tahun baru biasa dimaknai dengan semangat untuk berubah, semangat untuk menjadi lebih baik.

Akan tetapi banyak juga yang tidak tahu harus melakukan apa, sehingga perubahan itu tidak terjadi.

Penyebabnya sangat sederhana, karena kebanyakan dari kita susah sekali untuk merubah kebiasaan kita.

Di dalam bukunya yang berjudul "7 habit of highly effective people", Steven covey menjelaskan bahwa untuk melakukan suatu perubahan dalam hidup kita, kita harus berani merubah kebiasaan kita.

Kok bisa ya? Bagaimana logikanya?