Tantangan dalam berbisnis, cuma ada dua. yaitu, berinovasi atau mati. Jika perusahaan terlalu lama terlena dengan kondisi aman dan memilih untuk tidak berinovasi, maka nasibnya akan menjadi seperti NOKIA.
Perusahaan asal Finlandia ini merupakan satu dari sekian perusahaan yang harus menelan pil pahit karena malas "berinovasi". Sampai September 2010 margin labanya terus merosot dari 17% menjadi 7%. Sahamnya pun rontok karena investor kian tak percaya.
Hal ini dikarenakan NOKIA terlalu terlena dengan zona comfortnya dan "malas" untuk berinovasi, terutama di pasar smartphone. Pasarnya terus tergerus disikat oleh iPhone dan BlackBerry.
Pilihan yang sama, yang membuat AJBS terus berbenah dan berkembang menjadi semakin besar. Di mulai dari toko mur dan baut di bilangan Jl Pegirian Surabaya pada tahun 1966, AJBS telah menjelma menjadi perusahaan retail hardware, building supplies dan home furnishing terkemuka. Total store keseluruhan mulai dari surabaya sampai jakarta berjumlah 18 store.
Merubah Konsep
Pada Agustus 2008, AJBS membuat inovasi dengan merubah konsep toko yang dulu hanya menjual peralatan tehnik dan industrial supply, menjadi one stop shopping untuk keperluan home improvement. Store dengan konsep baru ini diberi nama AJBS Home Improvement Center (AJBS HIC)
Dibangun dengan luas 10.000m2, AJBS HIC menjadi tempat tujuan baru masyarakat surabaya dalam berbelanja.
Menangkap animo masyarakat yang luar biasa, pada Mei 2009, Dibangun store kedua AJBS HIC yang berlokasi di Gresik.
Tidak berhenti di konsep HIC, AJBS membuat inovasi lagi dengan membuka AJBS Home Furnishings (AJBS HF) pada Desember 2009. Berbeda dengan AJBS HIC, AJBS HF lebih berkonsentrasi untuk menjual berbagai macam furniture dan home dekor.
Tantangan 2011
Pada awal 2011, AJBS membuat inovasi lagi dengan masuk di mall. Dengan menggusung brand IDEKO dan Port & Barrel. IDEKO nantinya akan dikembangkan seperti konsep HF tapi dengan kualitas premium.
Direncanakan pada pertengahan januari 2011, di Lenmarch Mall, akan dibuka IDEKO dengan luas 2.300m2
Selain IDEKO, dibuka juga store hardware dengan mengusung nama nama Port & Barrel. Dengan luas 1.200 m2, Port & Barrel merupakan konsep HIC yang dirancang khusus untuk masuk ke dalam Mall.
Implementasi visi AJBS
Inovasi yang dilakukan AJBS dalam kurun waktu kurang dari 3 tahun ini tak lepas dari keinginan AJBS dalam mewujudkan visi AJBS " Menjadi tempat pilihan belanja utama yang menginspirasi pelanggannya dalam memenuhi kebutuhan fastener, hardware, building material dan furniture secara cerdas melalui konsep one stop shopping yang andal (reliable) and terpercaya (trustworthy)" [red]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar