Tampilkan postingan dengan label Manajemen Diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manajemen Diri. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 April 2011

Kecerdasan Optimal = Kesuksesan Optimal

Kontributor : Erwan Yuni Prasetyanto*

Kesuksesan seseorang, ternyata sebanyak 80 persen ditentukan oleh kecerdasan emosinya (EQ), sementara kecerdasan intelektual (IQ) hanya memberikan kontribusi peran sebesar 20 persen. Seperti apakah kecerdasan emosi itu?

Sebuah kisah tragis telah menimpa seorang siswa kelas dua SMU, beberapa tahun lalu. Seorang pemuda rajin dan pandai, disukai teman-temannya karena pandai bergaul dan aktif dalam kegiatan dan kepengurusan OSIS sekolahnya, ditemukan telah menjadi mayat karena melakukan gantung diri di kamar mandi rumahnya!

Jumat, 25 Maret 2011

Memaknai Pekerjaan

Kontributor : Abdul Rofiq*



Pada umumnya setiap orang yang bekerja dituntut harus menjadi Hard Worker atau SMART worker, tetapi ada yang lebih penting dalam bekerja adalah bagaimana suatu pekerjaan itu bisa dimaknai bukan pada "apa yang dikerjakan", tetapi pada bagaimana mereka memaknai pekerjaan tersebut.

Setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda yang hal tersebut akan berpengaruh pada sikap dan perilakunya terhadap pekerjaan. Seorang yang memaknai pekerjaannya sebagai sesuatu yang penting, bernilai, bahkan mulia, tentu akan menunjukkan sikap kerja yang berbeda dengan orang yang memaknai pekerjaannya sebagai hal yang tidak penting, tak bernilai, bahkan hina. Seperti yang disampaikan oleh Anton, yang bekerja sebagai wiraniaga di perusahaan asuransi.

Semangat

Kontributor : Sahroni*

SEMANGAT....satu kata yang tidak asing lagi di telinga kita, namun mempunyai kekuatan dan efek yang luar biasa. Terkadang kita berpikir kata ini cukup sepele, kadang malah kita anggap tidak begitu penting dalam keseharian kita.

Saat kita kehilangan SEMANGAT, pekerjaan yang bisa kita selesaikan dengan cukup mudah tiba-tiba saja menjadi sangat susah. Dan celakanya membuat kita untuk menyerah. Pengalaman saya yang mengajarkan akan hal itu.

Saat membuka mata untuk yang pertama kalinya, SEMANGAT selalu saya tempatkan menjadi point paling utama. Kenapa? Karena inilah awal dari semua kehidupan dan aktivitas saya hari ini.

Sering kali saat kita terjaga dari tidur tiba-tiba badan terasa capek, badan sakit – sakit, meriang, sedikit pusing, gejala Flu atau hal-hal ringan yang lain tanpa sebab yang jelas. Orang psikologi mengartikan hal itu sebagai gejala psikosomatis.

Minggu, 27 Februari 2011

Membangkitkan Kembali Gairah Bekerja

Kontributor : Hendi Teguh 
Pernahkan anda merasakan kehilangan gairah bekerja? seperti kurang semangat, loyo dan malas untuk melakukan apapun dalam bekerja. Jika dibiarkan bisa berbahaya, sebab pencapaian anda akan turun, prestasi jelek dan yang jelas jauh dari sukses. Padahal penyebabnya bisa saja sepele, hanya saja sering kali tidak kita sadari.

Lalu bagaimana cara mengatasinya ?

Jumat, 25 Februari 2011

Perubahan besar selalu dimulai dengan perubahan kecil

Kontributor : Prasetyo Wijaya 

Semangat tahun baru biasa dimaknai dengan semangat untuk berubah, semangat untuk menjadi lebih baik.

Akan tetapi banyak juga yang tidak tahu harus melakukan apa, sehingga perubahan itu tidak terjadi.

Penyebabnya sangat sederhana, karena kebanyakan dari kita susah sekali untuk merubah kebiasaan kita.

Di dalam bukunya yang berjudul "7 habit of highly effective people", Steven covey menjelaskan bahwa untuk melakukan suatu perubahan dalam hidup kita, kita harus berani merubah kebiasaan kita.

Kok bisa ya? Bagaimana logikanya?