Jumat, 22 April 2011

Grand Opening IDEKO Lenmarc

Dari kanan : Bapak Lokman, Bapak Hartono, Bapak H.Ali

Pada hari jumat sore, tepatnya tanggal 1 April 2011, AJBS kembali menggebrak pasar dengan membuka store IDEKO. Dengan mengusung konsep baru, “Simply and Glam Living” diharapkan pencapaian visi untuk menjadi pemain handal ditingkat Asia akan semakin terbuka lebar.

Peresmian store yang terletak di lantai satu unit A5 lenmarc mall ini dilakukan oleh ketiga putra pendiri AJBS, yaitu Bpk Hartono, Bpk Lokman, dan Bpk H. Ali. Store IDEKO Lenmarc merupakan cabang yang ketiga yang dibuka di Indonesia. Sampai saat ini IDEKO telah berada di 3 negara yaitu Indonesia, Singapore, dan Malaysia.

Kecerdasan Optimal = Kesuksesan Optimal

Kontributor : Erwan Yuni Prasetyanto*

Kesuksesan seseorang, ternyata sebanyak 80 persen ditentukan oleh kecerdasan emosinya (EQ), sementara kecerdasan intelektual (IQ) hanya memberikan kontribusi peran sebesar 20 persen. Seperti apakah kecerdasan emosi itu?

Sebuah kisah tragis telah menimpa seorang siswa kelas dua SMU, beberapa tahun lalu. Seorang pemuda rajin dan pandai, disukai teman-temannya karena pandai bergaul dan aktif dalam kegiatan dan kepengurusan OSIS sekolahnya, ditemukan telah menjadi mayat karena melakukan gantung diri di kamar mandi rumahnya!

Even Maret 2011

 HO AJBS Surabaya
Kegiatan olah raga badminton di gedung PDAM Ngagel
bersama-sama karyawan Head Office Surabaya

Berkarya yang terbaik sampai akhir

Ada cerita tentang seorang tukang yang telah bekerja puluhan tahun dan ingin pensiun. Ketika ia pamit, kontraktor yang mempekerjakannya memintanya membuatkan sebuah rumah lagi. Si tukang yang sudah sangat ingin pensiun, tak begitu senang mendapat tugas terakhir ini. Maka, ia bekerja setengah hati.

Ia tak sungguh-sungguh memilih material maupun mengerjakan bagian-bagiannya. Pokoknya ia ingin segera selesai dan bebas tugas. Maka, rumah itu tak memiliki kualitas terbaik yang sebenarnya bisa ia berikan. Begitu rumah itu jadi, segera ia serahkan kuncinya kepada si kontraktor.

Bagaimana pola pikir anda mampu merubah masa depan anda

Dahulu kala ada 2 orang kakak beradik. Ketika ayahnya meninggal sebelumnya berpesan dua hal:

Pertama :Jangan pernah menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadamu,
Kedua: Jika mereka pergi dari rumah ke toko jangan sampai mukanya terkena sinar matahari.

Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi semakin miskin. Ibunya yang masih hidup menanyakan hal itu kepada mereka. Jawab anak yang bungsu: "Ini karena saya mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadaku, akibatnya modalku susut karena orang yang berhutang kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih". "Juga Ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang dari rumah ke toko dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari. Akibatnya saya harus naik becak atau andong, padahal sebetulnya saya bisa berjalan kaki saja, tetapi karena pesan ayah itu, akibatnya pengeluaranku bertambah banyak".

Kesatria dan buaya

Di sebuah kerajaan, seorang Raja yang juga seorang ksatria yg tangguh, mengadakan sayembara untuk mencari seorang ksatria yang pantas mendampingi putrinya.

Sayembaranya sangatlah sederhana, “Barang siapa berani menyeberangi kolam renangnya yang berjarak 20 meter saja, maka akan menjadi pemenang. Hadiah bagi pemenang adalah akan dipersuntingkan dengan putri Raja.”

Siapa yang tidak mau dapat putri raja yang cantik? Cukup hanya dengan menyeberang kolam… Tapi tunggu dulu! Ada pemberitahuan lainnya. Ternyata di dalam kolam ada seekor buaya yang sudah lama tak diberi makan. Siapa berani hayoooo?!

Jumat, 01 April 2011

Menyusun Anggaran Keuangan yang sehat bagi manajeman keuangan anda


Riset mengenai kesadaran finansial yang diadakan Citigroup Asia Pasific atau Citi Fin-Q pada 2010 menunjukkan, semakin banyak orang Indonesia yang menyadari pentingnya merencanakan keuangan. Dari 500 responden dengan penghasilan rata-rata Rp 10 juta per bulan, nilai Indonesia adalah 57 dari 100 poin, meningkat dari tahun sebelumnya, 52. Sayangnya, kesadaran yang meningkat ini tak dibarengi dengan implementasi. Hanya 47 persen responden yang mematuhi anggaran bulanan yang dibuatnya, sedangkan 38 persen responden masih dalam tahap berusaha mengikuti anggaran.

Hotman Simbolon, Vice President Customer Care Center Head Citibank, mengatakan, langkah awal agar bisa memiliki kemandiran finansial adalah dengan membuat anggaran. “Diawali dengan budgeting, lalu saving, investing, dan sharing. Budgeting penting untuk membantu Anda mencapai kemandirian finansial,” jelas Hotman dalam Citibank Journalist Class di Jakarta