Jumat, 22 April 2011

Kesatria dan buaya

Di sebuah kerajaan, seorang Raja yang juga seorang ksatria yg tangguh, mengadakan sayembara untuk mencari seorang ksatria yang pantas mendampingi putrinya.

Sayembaranya sangatlah sederhana, “Barang siapa berani menyeberangi kolam renangnya yang berjarak 20 meter saja, maka akan menjadi pemenang. Hadiah bagi pemenang adalah akan dipersuntingkan dengan putri Raja.”

Siapa yang tidak mau dapat putri raja yang cantik? Cukup hanya dengan menyeberang kolam… Tapi tunggu dulu! Ada pemberitahuan lainnya. Ternyata di dalam kolam ada seekor buaya yang sudah lama tak diberi makan. Siapa berani hayoooo?!


Padahal ribuan peserta sudah bersiap-siap di pinggir kolam untuk mendapatkan impiannya. Tapi mendadak nyali mereka ciut semua, setelah tahu bahwa ada buaya yang ikut berenang. Asli! Tak ada yang mau menggadaikan hidupnya sekalipun diiming-imingi menjadi menantu raja, yang berarti bisa jadi raja juga kelak.

Sunyi…. Sepi…. Tak ada yang bergerak. Tiba tiba terdengar bunyi “BYURRR!!”

Semua langsung menatap kolam yang berkecipak. Ada dua gerakan yang bergerak sama cepat, saling berkejaran, yang satu buaya dan yang di depannya seorang pemuda… Hingga muncullah pemuda tersebut, diujung kolam dengan tampang menggigil dan nafas ngos ngosan.

“Selamat! Anda layak menjadi menantu saya! Anda betul betul ksatria!” Raja menyalami sang pemenang.

“Apa yang menjadi motivasi mu menyeberangi kolam dengan buaya ganas di dalamnya?” Tanya sang raja penasaran.

Pemuda itu menatap Raja dengan wajah keheranan… Lalu menatap ke hadirin di seberang kolam sambil berteriak….

“Hoiii!!!! Siapa tadi yang mendorong saya masuk ke kolam? Siapa?!!! Teriaknya lantang dan galak dengan muka memerah padam.

* * *

hikmah cerita di atas:
Didorong paksa ke kolam, dipaksa mengambil resiko, kepepet mempertahankan hidup membuat kita mampu mengeluarkan kemampuan super kita yang tersembunyi.

Tentu saja, siapa juga yang mau diceburkan dan harus menanggung resiko, apalagi kalau nyawa taruhannya.

Namun dalam kehidupan, di ceburkan paksa adalah suatu kiat/trik kita menuju sukses. Jika tidak, maka kita akan berjalan ditempat dalam zona nyaman kita saat ini.

Dikutip dari buku: The Power of Kepepet karya mas J (Jaya Setiabudi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar