Kontributor : Sahroni*
SEMANGAT....satu kata yang tidak asing lagi di telinga kita, namun mempunyai kekuatan dan efek yang luar biasa. Terkadang kita berpikir kata ini cukup sepele, kadang malah kita anggap tidak begitu penting dalam keseharian kita.
Saat kita kehilangan SEMANGAT, pekerjaan yang bisa kita selesaikan dengan cukup mudah tiba-tiba saja menjadi sangat susah. Dan celakanya membuat kita untuk menyerah. Pengalaman saya yang mengajarkan akan hal itu.
Saat membuka mata untuk yang pertama kalinya, SEMANGAT selalu saya tempatkan menjadi point paling utama. Kenapa? Karena inilah awal dari semua kehidupan dan aktivitas saya hari ini.
Sering kali saat kita terjaga dari tidur tiba-tiba badan terasa capek, badan sakit – sakit, meriang, sedikit pusing, gejala Flu atau hal-hal ringan yang lain tanpa sebab yang jelas. Orang psikologi mengartikan hal itu sebagai gejala psikosomatis.
Ada sebagian orang menganggap kondisi seperti ini merupakan hambatan bagi mereka untuk beraktivitas. Tanpa sadar lalu menyerah dan lantas berkata “ wah saya lagi sakit neh, kayaknya butuh istirahat saja , tidak hadir kerja saja" atau "Waduh, badan lagi gak fit ne, lagi malas buat ngapa-ngapain."
Gejala ini, sebenarnya akibat dari kejenuhan pikiran kita dan tingkat stress kita yang memuncak, sehingga mengakibatkan tidak ada keserasian antara badan dengan pikiran. Akhirnya membuat badan kita capek dan terasa sakit-sakitan
Lalu bagaimana mengatasinya?
Obatnya cuma satu, SEMANGAT. Simpel kan? Kita boleh sakit tapi jangan kalah oleh penyakit, kalau hanya gangguan kecil saja kita bisa libas dengan obat dari diri kita sendiri yaitu “SEMANGAT”. Karena saya yakin inilah obat yang sesungguhnya harus kita konsumsi sebelum kita mengkonsumsi obat dan memutuskan tidak hadir dari rutinitas pekerjaan.
Dengat SEMANGAT, kita akan terbebas dari hal - hal kecil yang mengganggu. Dengan SEMANGAT, kita akan lebih berenergi dan memberikan kita kekuatan yang begitu hebat dan kondisi extra.
Energi SEMANGAT yang sudah kita bangun akan membuat kita lebih kuat dan siap berlari untuk menghadapi segala kondisi. Tidak akan ada lagi istilah terlambat kerja karena hujan, meriang (badan demam), flu, dan lain - lainnya bila kita masing - masing pegang senjata “ SEMANGAT “.
Artikel ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya di lingkup kerja saya dan rekan - rekan kerja saya.
Tantangan didepan akan semakin banyak, dan energi “SEMANGAT” akan menjadi senjata paling ampuh untuk mengalahkan tantangan itu.
Marilah kita tempatkan SEMANGAT di dalam diri kita sebagai prioritas dan landasan utama dalam memulai langkah di aktivitas kita.
Bukankah tidak ada suatu impian terwujud kalau kita tidak punya “SEMANGAT” untuk meraih mimpi itu. Mari gantungkan cita dan SEMANGATmu setinggi bintang di langit dan rendahkan hatimu serendah mutiara di lautan.
Sahroni*
Store Supervisor AJBS Swalayan Sidoarjo
Store Departement
Tidak ada komentar:
Posting Komentar