Kontributor : Jerry Wonosantoso*
Konsentrasi sering terpecah? Di saat-saat penting tiba-tiba tidak bisa fokus? atau tiba-tiba saja lupa dengan pekerjaan yang harusnya dilakukan?
Sebenanrnya hal itu normal, namun jika situasi ini sering terjadi tentu produktivitas kita ikut terganggu. Kita jadi tidak bisa memfokuskan pikiran pada hal-hal yang lebih penting. Tak heran jika kini banyak ditawarkan suplemen yang diklaim mampu meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan fungsi otak.
Sebenarnya manfaat dari suplemen untuk meningkatkan fungsi otak masih dipertanyakan. Lagipula seiring dengan bertambahnya usia, fungsi-fungsi tubuh pun ikut menua.
Sebenarnya manfaat dari suplemen untuk meningkatkan fungsi otak masih dipertanyakan. Lagipula seiring dengan bertambahnya usia, fungsi-fungsi tubuh pun ikut menua.
Kabar baiknya adalah kita bisa menjaga kesehatan otak jika kita menambahkan makanan pintar dalam menu harian.
Makanan yang meningkatkan konsentrasi
Kafein, Meski tidak ada zat ajaib yang bisa meningkatkan IQ atau membuat kita lebih pintar, namun beberapa kandungan zat di makanan, seperti kafein, yang bisa membuat tubuh lebih berenergi dan membantu fokus. Kafein dapat kita temukan dalam kopi, cokelat, minuman energi dan beberapa jenis obat. Selain itu kafein bisa membuat pikiran lebih fokus, meski efeknya jangka pendek.
Glukosa, Untuk bekerja, otak memerlukan energi. Sumbernya adalah glukosa yang berada di dalam darah. Glukosa merupakan salah satu hasil perombakan karbohidrat dalam makanan melalui proses pencernaan. Karbohidrat bisa kita dapat dari nasi dan roti. Selain glukosa sebagai sumber energi, otak juga memerlukan asam amino serta vitamin dan mineral.
Ikan, Sumber protein yang berkaitan dengan peningkatan daya ingat adalah ikan yang kaya akan asam lemak omega-3. Diet tinggi omega-3 juga terbukti menurunkan risiko kepikunan dan stroke. Beberapa jenis ikan laut dengan kandungan omega 3 yang banyak dijual di pasaran Indonesia adalah ikan tuna, ikan tongkol, ikan tenggiri, ikan layang, ikan kembung dan ikan lemuru.
Kacang-kacangan, Kacang-kacangan merupakan sumber terbaik antioksidan vitamin E, yang terbukti bermanfaat untuk mencegah penurunan kemampuan berpikir di usia lanjut. Cokelat hitam juga mengandung antioksidan dan stimulan alami seperti kafein sehingga bisa membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi.
Alpukat, Seluruh organ tubuh bergantung pada sirkulasi darah, terutama jantung dan otak. Mengonsumsi buah-buahan seperti alpukat bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan menurunkan kolesterol jahat. Menurunnya risiko terjadinya timbunan plak di pembuluh darah akan meningkatkan sirkulasi darah, termasuk ke otak.
Blueberi, Penelitian terhadap hewan percobaan menunjukkan blueberi membantu melindungi otak dari stres dan menurunkan risiko penyakit akibat penuaan. Studi juga menunjukkan pola makan tinggi bluberi secara signifikan meningkatkan kapasitas berpikir dan kemampuan motorik.
Kebiasaaan yang meningkatkan konsentrasi
Sarapan, Penelitian menunjukkan orang yang rutin sarapan memiliki memori jangka pendek dan atensi lebih baik. Pelajar yang selalu sarapan memiliki nilai ujian lebih baik dibanding yang melewatkan makan pagi. Kalau waktu jadi kendala untuk sarapan, kita mengakali dengan menyiapkan menu makanan yang praktis tapi mengandung semua unsur gizi. Misalnya sandwich berisi sayuran dan keju, atau oatmeal.
Makan Makanan sehat, Jika makanan yang kita asup kurang mengandung zat gizi, maka hal ini akan berpengaruh pada kemampuan konsentrasi. Mengonsumsi terlalu sedikit atau terlalu banyak porsi makanan juga bisa mengganggu kemampuan untuk fokus. Porsi yang terlalu besar bisa membuat kita lesu, sedangkan porsi terlalu kecil bisa membuat kita kelaparan sehingga konsentrasi terganggu. Sehingga mulai dari sekarang kita harus sadar diri dengan asupan gizi yang kita konsumsi.
Jerry Wonosantoso
Graphic Designer
P & A Departement
Tidak ada komentar:
Posting Komentar